Parungpanjang, Bogor — Kegiatan pengajian rutin kaum bapak kembali dilaksanakan di Masjid Jami Al Makmur pada malam Rabu, 13 April 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting dalam pembinaan keilmuan dan keimanan jamaah, khususnya para bapak di lingkungan sekitar masjid.


Pengajian berlangsung dengan suasana yang khusyuk dan penuh kebersamaan. Para jamaah hadir dengan antusias untuk mengikuti kajian yang membahas tiga materi utama, yaitu Tauhid (aqidah), Fikih, dan Tazkiyatunnafs (tasawuf).
Pendalaman Ilmu Tauhid (Aqidah)
Dalam kajian Tauhid, jamaah diajak untuk memperkuat keyakinan kepada Allah SWT, memahami dasar-dasar aqidah yang benar, serta menjauhi segala bentuk kesyirikan. Materi ini menjadi pondasi utama dalam kehidupan seorang muslim.
Kajian Fikih dalam Kehidupan Sehari-hari

Pada sesi Fikih, pembahasan difokuskan pada praktik ibadah sehari-hari agar sesuai dengan tuntunan syariat. Mulai dari tata cara ibadah hingga pemahaman hukum-hukum dasar yang sering dihadapi dalam kehidupan umat Islam.
Tazkiyatunnafs: Membersihkan Hati dan Jiwa
Sementara itu, dalam kajian Tazkiyatunnafs (tasawuf), jamaah diajak untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dengan membersihkan hati dari sifat-sifat tercela, serta menumbuhkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana Kebersamaan yang Hangat
Kegiatan pengajian tidak hanya menjadi sarana menuntut ilmu, tetapi juga mempererat silaturahmi antar jamaah. Terlihat para peserta duduk bersama dengan penuh keakraban, berbincang ringan, dan menikmati hidangan sederhana yang disediakan.


Momen ini mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan Masjid Jami Al Makmur.
Harapan ke Depan
Dengan adanya pengajian rutin seperti ini, diharapkan para jamaah dapat terus meningkatkan pemahaman agama serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pengurus masjid juga berharap kegiatan ini dapat terus istiqomah dan semakin banyak jamaah yang ikut berpartisipasi.
Masjid Jami Al Makmur berkomitmen untuk terus menjadi pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan umat, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai tempat belajar dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.
